Wartawan :Indra Dandi
MOROPOTNEWS.COM.(14/5) Partai besutan Muhaimin Iskandar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara serentak se Indonesia mendaftarkan Calon Anggota Legislatifnya (Caleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU),Sabtu 13 Mei 2023 tak terlecuali dengan DPW PKB Sulawesi Utara, yang sekitar pukul 14. 00 di Komisi Pemilihan Umum, KPU Sulawesi Utara.
Partai yang di Komandoi Lukmanul Hakim sebagai ketua DPW dan Yusra Alhbsyi sebagai sekretaris DPW PKB Sulut ini, membawa caleg caleg terbaik se Sulawesi Utara, terlebih di dapil 4 Bolmong Raya, untuk Caleg propinsi Sulut.
Diantara caleg yang potensial untuk meraih satu kursi ke DPRD Provinsi adalah Muliadi Paputungan, dengan jargon MP.Lelaki kelahiran Kotamobagu tanggal 24 September 1983 ini, merupakan putera asli kelurahan Bungko, Kec. Kotamobagu selatan Kota Kotamobagu, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Kotamobagu dari partai Demokrat, dan sekarang tercatat sebagai Bendahara DPW PKB Sulawesi Utara.
MP alias Muliadi Paputungan yang biasa disapa akrab masyarakat “Papa Afzal” ini, merupakan alumni SDN N 2 Pobundayan Kotamobagu dan melanjutkan pendidikan SMP di Pondok pesantren LPI PKP Manado, MTS hingga Madrasah Aliyah, MA, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di fakultas Ilmus Sosial dan Politik, Fisip Unsrat Manado.
Selain tercatat sebagai pimpinan parpol Muliadi Paputungan ini juga menduduki jabatan strategis yakni sebagai Wakil Ketua PW. Ansor Sulawesi Utara, dan menjabat sebagai Kepala Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Kotamobagu periode tahun 2021-2026.
Muliadi Paputungan ini merupakan salah satu kader terbaik PKB, yang didaftarkan hari ini oleh PKB Sulawesi Utara, diantara beberapa caleg terbaik yang sudah mengisi line up partai yang lahir dari rahim Nahdatul Ulama (NU) tersebut.
Muliadi Paputungan sendiri kepada Moropotnews mengemukakan alasannya mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow saat mendaftar di KPU, karena dirinya menyadari bahwa dirinya maju sebagai calon Anggota DPRD Propinsi dari PKB dapil BMR ini adalah wujud perjuangan politik masyarakat Bolmong Raya di DPRD Propinsi Sulut. “Sehingga identitas politik BMR harus menjadi ciri khas yang harus saya bawa jika diberikan amanah oleh rakyat tahun 2024 nanti dan Kepentingan masyarakat BMR, merupakan harga mati bagi saya, yang harus menjadi prioritas”.ungkap Paputungan.
Masih menurut kader PKB ini bahwa dirinya menggunakan pakaian adat Mongondow adalah bentuk kekuatan politik serta kesadaran kolektif dirinya secara personal “BMR punya posisi strategis dan luas wilayah yang lebih besar di Sulawesi Utara, sekitar 54,5 % dari total luas Sulawesi Utara, sehingga sudah seharusnya kepentingan lokal harus kita dorong sebagai perwakilan rakyat BMR dipanggung politik Sulawesi Utara,”.ungkap Papa Afzal yang juga di kenal sebagai pengusaha muda dari Bolaang Mongondow Raya (BMR).(Tim)
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya



