*BMR Mau Terus jadi Penonton ?*, *_”Refleksi Momentum Kunjungan Menhan dan Panglima TNI, Jadikan Titik Kebangkitan Ekonomi Totabuan”_*###

Wartawan : Timin,budi,ghafur,romi,

prana,anca & hamsa

MOROPOTNEWS.COM.(14/5).Kunjungan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI ke Bolaang Mongondow Raya, jangan hanya dibaca sebagai agenda militer biasa. Ada pesan strategis yang jauh lebih besar yaitu *”boleh jadi BMR sedang masuk dalam radar pembangunan nasional”*.

Di era Presiden Prabowo Subianto saat ini, pertahanan dan ekonomi bukan lagi dua hal yang dipisahkan. Stabilitas kawasan dijadikan fondasi untuk membangun pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah yang selama ini dianggap pinggiran.

*_Dan BMR memiliki semua syarat untuk itu._*

BMR punya tanah subur, hasil perkebunan, potensi perikanan, jalur strategis Sulawesi, sumber daya manusia dan semangat kewirausahaan masyarakat Totabuan yang terus tumbuh.

*Masalahnya selama ini bukan pada potensi*. _Masalahnya adalah BMR terlalu lama berjalan sendiri-sendiri._

Kotamobagu bergerak sendiri. Bolmong bergerak sendiri. Boltim, Bolsel dan Bolmut juga sibuk dengan kepentingan masing – masing.

Akibatnya sudah bisa kita duga, berikut beberapa poinnya :
1. Ekonomi regional tidak terintegrasi,
2. UMKM sulit naik kelas,
3. Investasi besar tidak terkonsolidasi dan
4. Generasi muda lebih banyak keluar daerah mencari peluang.

Padahal jika disatukan, BMR bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di utara Sulawesi.

Mari kita sedikit membayangkan jika :
1. Bolmong menjadi lumbung pangan regional,
2. Kotamobagu menjadi pusat perdagangan dan jasa,
3. Boltim menjadi basis perkebunan dan hilirisasi,
4. Bolsel menjadi pusat perikanan dan ekonomi laut, sementara
5. Bolmut menjadi koridor perdagangan Sulawesi.

Itulah konsep *“BMR One Economic Region”*.

Dan *jangan lupa* momentum itu sekarang mulai terbuka, kita jangan terpukau dengan *helikopter puma* yang membawa MENHAN beserta rombongannya ke tanah para bogani ini lalu selfie seperti ras terkuat dibumi (ibu2) hanya sekedar selfie, sebab *instruktur Puma terbaik* yang pernah dimiliki NKRI adalah Putra Bolaang Mongondow yang berteman dekat dengan MENHAN dan Presiden PS.

Maka Kunjungan Menhan dan Panglima TNI sebenarnya memberi sinyal sebagai indikator yang boleh jadi menunjukkan bahwa pemerintah pusat mulai melihat BMR bukan hanya sebagai wilayah administratif semata, tetapi sebagai kawasan strategis masa depan NKRI.

Bila kita cermati kehadiran institusi negara biasanya diikuti oleh pembangunan infrastruktur, penguatan logistik, peningkatan investasi dan tumbuhnya aktivitas ekonomi baru.

Jika momentum ini mampu dibaca dengan benar, maka dalam 10 tahun ke depan BMR bisa berubah total.

Yang harus dilakukan sekarang adalah berhenti berpikir parsial.

Sudah saatnya kepala daerah yang telah duduk bersama dan hasilkan kesepahaman itu, terus kita dorong tindaklanjutnya secara teknis, misalnya :
1. Pengusaha lokal dikonsolidasikan,
2. UMKM dibina serius,
3. Expo daerah dibuat permanen, dan
4. Produk Totabuan dibangun menjadi identitas nasional.

Karena masa depan ekonomi daerah tidak lagi cukup hanya mengandalkan APBD.

Daerah yang akan maju adalah daerah yang mampu membangun jaringan ekonomi, menciptakan ekosistem usaha dan mengintegrasikan seluruh potensi regionalnya.

*UMKM dan IKM harus menjadi garda depan.*

Jangan lagi UMKM hanya dijadikan pelengkap seremoni.
Mereka harus masuk rantai pasok nyata berupa pangan, logistik, industri kecil, digital commerce hingga kebutuhan institusi negara.

BMR tidak kekurangan potensi, saya telah menyaksikannya sendiri. Yang kurang selama ini hanyalah keberanian untuk berpikir besar.

Dan mungkin, kunjungan Menhan dan Panglima TNI kali ini adalah alarm bahwa pusat sedang membuka pintu.

Pertanyaannya tinggal satu :
*_”Apakah BMR siap menjadi pemain utama ekonomi baru di Sulawesi, atau tetap menjadi penonton di tanah sendiri ?”_*

#BMR Bergerak
#Totabuan Maju
#BMR Satu Kawasan Ekonomi
#UMKMBMR
#Ekonomi Totabuan
#Prabowo
#Sulawesi Utara
#ProvinsiBolmong Raya

Oleh : Mohammad Julianto

Komentar Facebook
Bagikan

Berita Lainnya

Selasa siang Si jago Merah kembali membakar tempat usaha milik warga kelurahan Gogagoman ###.

Wartawan:timin,ghafur,budi,jul,anca,romi,prana,topan dan hamza. MOROPOTNEWS.COM.(19/5).Si Jago merah kembali membakar rumah warga yang dijadikan tempat usaha  di …