Moropotnews.(29/8).Rentetan persitiwa beberapa pekan belakangan ini di kota kotamobagu provinsi sulawesi utara yang berimbas jatuh korban dari pihak Satpol pp kotamobagu dan ditahannya enam anggota masyarakat Kotamobagu oleh pihak kepolisian kotamobagu beberapa waktu lalu membuat tokoh masyarakat Bolaang mongondow raya mantan pejabat Bupati Bolaang Mongondow Gun Lapadengan ,SH angkat bicara.”Harusnya hal ini tidak perlu terjadi kalu keduanya antara pihak pemerintah dan masyarakat yang berkepentingan menahan diri dan bisa duduk bersama mencari solusi jalan keluarnya”.ujar Lapadengan tokoh masyarakat yang bermukim di kelurahan kotabangon ini kepada Moropotnews(28/8)
Masi menurut mantan kepala Kesbangpol provinsi sulut ini bahwa.”Pemerintah selaku pengayom masyarakat harusnya ajak masyarakat kita untuk duduk bersama dan saya yakin masyarakat pasti akan menurut apabilah disampaikan secara baik baik maksud dan tujuan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan karna masyarakat kita ini adalah masyarakat adat masyarakat yang penurut pada pimpinannya,saya sangat yakin itu karna saya juga perna menjadi Pamong di tanah adat ini “.jelas orang tua yang sering di sapa papa azis ini dalam perbincangan dengan moropotnews dirumah pribadinya di kotabangon belum lama ini.
Saya hanya bisa menghimbau kepada pihak pemerintah kota kotamobagu agar bertindak bijak dalam menyikapi hal ini karna selain korban kecelakaan yang menimpa petugas Satpol Pp juga sudah ada korban lain dari masyarakat yang ditahan oleh pihak kepolisian sejak jumat,26 agustus 2022 lalu.”Mereka itu bagian dari masyara kat kita juga yang perlu perlindungan, kasihan mereka yang ditahan mereka juga punya tanggungan anak istri, itulah maksud saya kedua pihak jatuh korban akibat dari rentetan kejadian yang terjadi dan yang rugi kita semua”.tutup Lapadengan.(tim)
Wartawan :Sutimin Tubuon
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya