Mediasi Sengketa batas kepemilikan lahan oleh Pemerintah Bakan antara JRBM dan Djamaludin GAGAL dan kemungkinan berlanjut di ranah Hukum ###

Wartawan : Timin,anca,budi, hamsa,topan.

MOROPOTNEWS.COM.(2/6).Mediasi yang difasilitasi pemerintah desa Bakan kecamatan Lolayan kabupaten Bolaang Mongondow tentang batas kepemilikan lahan antara perusahaan JRBM dan bapak Jamaludin Ismail tidak menemukan titik temu alias GAGAL dan tidak menghasilkan putusan.”Yaa hingga akhir pertemuan antara kedua belah pihak hari ini tidak mendapat kesepakatan bersama karna keduanya bersih keras dengan bukti bukti yang dipegang masing masing pihak.”jelas Camat Lolayan IP Longotu didampinggi kepala desa bakan Sandri Y Mamonto kepada sejumlah wartawannyang hadir saat pertemuan yamg diselenggarakan oleh pihak sangadi desa bakan di kantor desa bakan selasa,02 juli 2026.

Pertemuan yang dihadiri pihak Polres Kotamobagu,Kapolsek Lolayan,ketua BPD Bakan,Ormas Adat Laskar bogani Indonesia(LBI) dan sejumlah masyarakat Bakan yang memadati kantor desa Bakan.”Saya lebih dulu hadir dan memiliki perkebunan di desa bakan ini sebelum pihak JRBM masuk disini(bakan) dan ini didukung dengan bukti bukti jelas dan akurat berupa surat jual beli serta surat keterangan tanah(skt) dan peta tanah”.jelas Djamaludin Ismail selaku pemilik lahan di perkebunan desa bakan kecamatan lolayan ini usai pertemuan.

Sementara dari pihak perusahaan sendiri memperlihatkan kwitansi bukti jual beli perkebunan dengan masyarakat setempat.jelas Roni mewakili pihak perusahaam JRBM.

Rapat mediasi yang dihadiri puluhan masyarakat desa bakan ini sempat memanas saat peserta mediasi antara JRBM dan Jamaludin memperlihatkan  data masing masing.”Benar Pak Jamaludin duluan ada di bakan sebelum JRBM masuk di desa kami ini (bakan) batas tanah dan kepemilikan lahan yang diperlihatkan pak Jamaludin tadi adalah benar sekali.”jelas papa opan warga desa bakan yang hadir kemarin(2/6).(anca)

 

Komentar Facebook
Bagikan

Berita Lainnya

Laskar Bogani Indonesia (LBI) Ormas Adat dan MO’OAHERAN.###

Wartawan : timin,ghafur,budi, prana,romi,anca ,jul,topan dan hamsa. MOROPOTNEWS.COM.(20/5).Sebuah tempat di mana kata “pendatang” kehilangan maknanya …