Wartawan :Alamsyah
MOROPOTNEWS.COM.(31/8).Sejumlah SPBU di seluruh wilayah Sulawesi Utara kini menghadapi antrian panjang kendaraan akibat penurunan pasokan bahan bakar minyak jenis Pertalite yang sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Kondisi ini terjadi lantaran keterlambatan arrival kapal pengangkut BBM menuju Depot Bitung yang disebabkan oleh kondisi cuaca buruk serta gelombang tinggi di laut. Akibatnya, aliran pasokan ke sejumlah titik penyaluran terpaksa dikurangi drastis.
Seperti dialami SPBU 7495705 Kosio, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow. Biasanya menerima pasokan sebanyak 24 kiloliter, saat ini hanya mendapat jatah 16 kiloliter saja.
Melihat keterbatasan stok yang ada, pihak pengelola SPBU 7495705 Kosio menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan konsumen setempat.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas pelayanan yang belum maksimal belakangan ini. Kepada pengguna kendaraan roda dua, roda empat, maupun para petani yang membawa surat rekomendasi pertanian, kami mohon kiranya dapat bersabar sementara waktu,” ujar pihak pengelola SPBU Kosio.
Pihaknya juga memastikan, gangguan pasokan ini bersifat sementara. Perkiraan kondisi pasokan BBM Pertalite di seluruh wilayah Sulawesi Utara, termasuk di SPBU Kosio, dipastikan akan kembali normal dan stabil mulai awal bulan September nanti seiring berjalannya cuaca yang semakin membaik serta lancarnya distribusi.(anca).
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya