Wartawan :Budi-Anca
MOROPOTNEWS.COM(30/8).Keberanian serta kebijaksanaan Sangadi Gisella Lontaan, Kepala Desa Atoga Timur, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam menindak tegas pelanggaran di wilayahnya patut mendapat jempol tinggi dan dukungan luas dari seluruh lapisan masyarakat.
Peristiwa bermula pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, ketika pihak desa menemukan adanya aktivitas dugaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di kawasan Perkebunan Mintu, Desa Atoga Timur, dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Banyak yang keliru mengira tindakan yang diambil adalah penyitaan alat secara sepihak, padahal kenyataannya jauh berbeda dan sangat taat aturan.
Pemangku adat tertinggi di wilayah Atoga timur Sangadi Gisella Lontaan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya hanyalah langkah pengamanan barang bukti atas peristiwa yang tertangkap tangan, sama sekali bukan penyitaan yang dilakukan sendiri-sendiri oleh pemerintah desa.”Barang buktinya kami serahkan ke pihak kepolisian untuk di proses sesuai hukum yang berlaku di negara kita.”ujar Gisella Lontaan kepada sejumlah wartawan.
“Saya cuman mengambil kunci alat tersebut, lalu langsung diserahkan sepenuhnya kepada pihak Polres. Semua urusan kasus ini sudah saya serahkan kepada pihak yang berwajib atau kepolisian sesuai jalur hukum yang berlaku. Tugas saya selanjutnya tinggal mengawal perkembangannya saja.”
Masi menurut sangadi perempuan ini mengatakan bahwa jika pihak-pihak tersebut nekat kembali beroperasi secara sembunyi-sembunyi.” Kami pemerintah desa tidak akan diam saja. Kami akan mengajak seluruh elemen masyarakat serta meminta bantuan instansi terkait untuk bersama-sama menghentikan mereka secara tegas,” tegas Sangadi Gisella Lontaan.
Langkah ini menjadi contoh teladan yang sangat baik bagi para pemimpin wilayah: berani bertindak cepat di tengah keadaan darurat demi mencegah kerusakan dan pelanggaran, namun tetap sadar batas wewenang serta tidak mengambil alih tugas pihak berwenang. Tindakan yang tegas namun tetap taat hukum seperti inilah yang sungguh-sungguh dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, melindungi aset lingkungan serta menjaga kedaulatan aturan di tanah kita.
Kapolres Bolaang Mongondow timur AKBP Golfried Hasiholan yang berusaha dihubunggi melalui WA hingga berita ini tayang belum memberikan komentarnnya.(anca).
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya