Membaca Bencana Gempa Dalam sejarah Kegempaan BMR.#
MOROPOTNEWS.COM.12/2).Bencana Gempa yang terjadi di turki dengan kekuatan 7,8 Magnitudo dengan pusat gempa pada kedalaman 17,9 KM merupakan salah satu gempa terkuat dalam abad ini dan telah menelan korban jiwa sekitar 28 Ribu.Patahan Anatolia Timur merupakan patahan celah lurus (strike-slip fault). Pada jenis patahan ini, lempeng bebatuan yang solid bergerak ke atas dan saling berlawanan di sepanjang garis vertikal patahannya.
Hal tersebut menyebabkan tekanan hingga salah satu lempeng tergelincir dalam gerak horizontal. Akibatnya, gerakan tersebut melepaskan jumlah tekanan yang luar biasa yang bisa menyebabkan gempa.patahan ini muncul sebagai konsekuensi dari tahap akhir tubrukan dataran Eurasia-Arabia, Dilihat dari sejarahnya, sejumlah gempa parah pernah terjadi karena patahan ini yakni pada 1789 (magnitudo 7,2), 1874 (magnitudo 7,1), dan 1875 (magnitudo 6,7). Setelah itu, gempa yang terjadi tak pernah melebihi magnitudo 7, dengan yang terparah terjadi pada 2020 dengan magnitudo 6,8.
Dari peristiwa ini menjadi pelajaran ini bahwa pulau sulawesi memiliki potensi Gempa bumi megathrust adalah gempa yang sangat besar, bermagnitudo lebih dari 8. Gempa seperti ini, umumnya terjadi di zone subduksi. Karenanya, zone subduksi biasa juga disebut zone megathrust.
diketahui bahwa di sekitar Pulau Sulawesi ada 3 zone subduksi atau zone megathrust, yang bisa menimbulkan gempa tektonik dengan magnitude lebih dari 8 . Magnituto yang kemungkinan besar diikuti dengan gelombang tsunami yang tinggi. Ketiga zone tersebut adalah Zone Megathrust Laut Sulawesi, Zone Megathrust Teluk Tomini , dan Zone Megathrust Morowali-Kendari.
REKAM JEJAK KEGEMPAAN BMR
Rekam jejak sejarah kegempaan juga ada dalam sejarah Bolaang Mongondow Raya kisah Tenggelamnya pulau Tondoga yang berada di sisi utara BMR di depan Lombagine (Inobonto) di riwayatkan bahwa ada pulau subur dan kaya emas yang kemudian di landa gempa maha dashyat yang tenggelam kedasar lautan. memunculkan kisah cerita Batu Ijan dan Batu Tomoi.jika di perhatikan dari jalur patahan maka gempa megatrust yang menenggelamkan pulau tondoga karena terjadi tumbukan pergerakan lempeng Asia dan lempeng indo australia dan pasifik.
Dalam lapiran wilken dan swarzh juga saat melakukan penelitian geologi di abad ke 18 didapatkan melalui sejarah penuturan bahwa ” Dahulu kala Lembah Mongondow pernah terjadi gempa yang Dashyat seorang Raksasa bertanduk mengamuk menyebabkan gempa seluruh gunung gunungnya berubah menjadi api, penghuninya berhamburan keluar dari dalam ” dalam penelitian tersebut juga gempalah yang menyebabkan lembah dumoga dan kotamobagu banyak bermunculan mata air panas.Pembentukan jalur pegunungan Bulawa dan pegunungan bone yang membentuk lembah dumoga dan lembah kotamobagu adalah hasil pertemuan tumbukan lempeng pasifik asia dan lempeng indo australia.( Sarasin 1906)
Dalam sejarah bangunan pulau sulawesi juga jelas bahwa peradaban batu di tingggalkan dan lebih di dominasi oleh bangunan kayu dan rumah rumah kayu (Baloi) desain arsitekturnya adalah bangunan tahan gempa.hal ini membuktikan bahwa sejarah kegempaan mempengaruhi sistem teknologi rumah tempat tinggal.
Belajar dari sejarah kegempaan, gempa megatrust turki tidur hampir selama 200 tahun dan muncul lagi di tahun ini. Pergerakan lempeng bumi adalah proses alami bumi, Gempa tidak pernah di ketahui kapan datang, dari sejarah kita belajar bahwa gempa besar selalu akan mengulang melalui perisodeasinya. Yang perlu di jaga adalah kesiap siagaan dan cara menghadapi Gempa itu sendiri. Meskipun gempa mempunyai pengaruh negatif bagi keselamatan jiwa namun disisi lain gempa juga adalah proses alami di mana pergerakan lempeng adalah ibarat seperti corong yang akan mendorong proses naiknya minyak bumi dan atau logam berharga lainya ke permukaan, kita berdoa semoga Bangsa Indonesia dijauhkan dari potensi gempa besar yang dapat menimbulkan bencana..Inshaallah Amin..(tim)
#Sigapmenghadapipotensibencana.#
Penulis :Sumitro Tegela
Pengasuh : Historia Bolaang Mongondow Raya.
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya



