Tomas :”Bandungan yang terbuat dari teknis Betonisasi saja bisa jebol, apalagi hanya dengan timbunan tanah.”
Nasir Katong,SH,MH :”Izin Amdal perusahaan jangan jangan sudah bergeser.”
Wartawan : Sutimin Tubuon
KOTAMOBAGU-MOROPOTNEWS.COM.(15/9) Pembuatan Sediment Pond oleh PT.J-Resources Bolaang Mongondow dengan maksud untuk penampungan atau membendung beberapa aliran anak sungai yang kemungkinan diduga telah bercampur limbah dari pengolahan emas tepatnya berdekatan dengan pemukiman masyarakat Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, mendapatkan sorotan tajam dari beberapa Tokoh masyarkat Lingkar Tambang.
“Jika kamu dari media tolong tanyakan ke perusahaan(JR-BM,red) tentang pembuatan Tanggul yang sedang dikerjakan ini,kqrna kami khawatir tanggul ini akan jebol dan imbasnya masyarakat yang akan menerima akibatnya”. Ujar tokoh masyarakat lingkar tambang desa bakan kecamatan Lolayan ini kepada Moropotnews.com.
Kekhawatiran ini mereka sampaikan saat bersua dengan awak media moropotnews tatkala sedang melakukan pemantauan dilapangan. Buktinya seperti yang dikatakan oleh salah satu Tokoh masyarakat yang enggan namanya dipublikasikan, “Bandungan yang terbuat dari teknis Betonisasi bisa jebol, apalagi hanya dengan timbunan tanah”, jelas Tomas dengan penuh rasa kekhawatiran ini
Disisi lain pemerhati lingkungan hidup Bolaang Mongondow Raya mengatakan bahwa yang perlu di pertanyakan kepada pijak perusahaan adalah izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).”Saya curiga Jangan sampai izin Amdal dari perusahaan ini telah bergeser dan sudah tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah”.ucap Nasir Katong,SH,MH. kepada Moropotnews.com.
Dan jika pelanggaran ini ditemukan maka sanksinya sangat berat bahkan kemungkinan perusahaan tersebut dapat diberikan sanksi berupa pencabutan izin operasional perusahaan.”Jika ditemukan pelanggaran ini sanksinya sangat besar pak,operasional perusahaan dapat dihentikan.”Jelas aktivis yang juga dosen di beberapa Perguruan Tinggi di sulut ini kepada Moropotnews.⁴
Hasil temuan dilapangan oleh media moropotnews, benar bahwa pembuatan Sediment Pond oleh Perusahaan dimaksud sedang dan mungkin dalam waktu dekat ini telah rampung. Amatan dan temuan, bahwa ada terdapat beberapa aliran anak sungai yang telah dirubah tata bentuk alirannya, sedangkan perobahan itu harus melalui kajian dan persetujuan oleh beberapa instansi terkait, dugaan sementara, perusahaan dalam melakukan pekerjaan ini tidak melalui kajian yang matang.
Kami dari media moropotnews, telah berusaha mengunjungi Sekretariat/Kantor Manager Humas PT.J-resources Bolaang Mongondo guna untuk mengkonfirmasikan hal dimaksud, hingga berulang tiga kali dikunjungi tapi tidak berhasil ditemui. Info yang didapat bahwa manager humasnya bernama Britto Seno, kamipun mencoba menghubunginya melalui phoncel bernomor 0852 4033 0xxx, dengan panggilan berulang, lalu kemudian disusul dengan chating lewat Whatsaap agar mendapatkan tanggapan, namun usaha konfirmasi yg tidak terlayani.
Untuk memenuhi agar penyampaian berita ini berimbang, mengharapkan agar dari pihak PT.J-resources melalui humasnya dapat memberikan jawabannya berkaitan dengan pembuatan Sendint Pond yang nota Nene tak jauh dari pemukiman warga Desa.(Tim)
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya
