Penulis :Alamri Matiala
MOROPOTNEWS.COM.(18/8). Ada satu hal yang perlu kita pahami bersama.Di Bolaang Mongondow, termasuk wilayah yang kini menjadi bagian dari Bolaang Mongondow Timur, aktivitas masyarakat mencari emas bukanlah cerita yang baru muncul hari ini.

Jauh sebelum hadirnya berbagai rezim perizinan pertambangan modern, masyarakat lokal telah mengenal, mengolah dan menggantungkan kehidupan dari wilayah yang mereka tempati secara turun-temurun.
Ini bukan sekadar persoalan tambang.
Ini menyangkut sejarah, adat, budaya, mata pencaharian dan hubungan masyarakat dengan tanah leluhurnya.
Bolaang Mongondow sendiri memiliki perjalanan panjang dari masyarakat adat dan Totabuan, masa kerajaan, perubahan pada masa kolonial, perjuangan bergabung dengan Republik Indonesia, hingga lahirnya Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai daerah otonom pada tahun 1954.

Karena itu, ketika kita berbicara tentang masyarakat penambang turun-temurun, jangan melihat mereka hanya dengan satu label.
Mereka adalah bagian dari sejarah daerah ini.
Tetapi sejarah juga harus kita berdayakan agar berjalan bersama hukum.
Kita tidak boleh membenarkan praktik yang membahayakan keselamatan, merusak lingkungan atau tidak sesuai aturan.
Yang harus kita perjuangkan adalah penataan, bukan penghapusan.
Masyarakat lokal harus mendapatkan ruang untuk hidup, bekerja dan memperoleh kepastian masa depan melalui tata kelola pertambangan yang :
✅ legal
✅ aman
✅ berkelanjutan
✅ menghormati sejarah dan adat
✅ serta memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat daerah.
Tradisi tidak harus dipertentangkan dengan negara.
Adat tidak harus berhadapan dengan hukum.
Masyarakat tidak harus menjadi korban pembangunan.
Yang kita perlukan adalah keberanian untuk mencari jalan tengah yang adil.
Saya percaya, pembangunan daerah harus berangkat dari satu prinsip sederhana:
Mendengar masyarakat.
Menyerap aspirasinya.
Dan bersama-sama mengawal kepentingan masyarakat dan daerah.
Karena kekayaan daerah seharusnya tidak hanya menjadi cerita tentang apa yang ada di dalam tanah, tetapi juga tentang masa depan orang-orang yang hidup di atas tanah itu.
Bolaang Mongondow Timur punya sejarah.
Masyarakatnya punya cerita.
Dan cerita itu layak didengar.
#AlambriMatiala #AM #LAM #BolaangMongondowTimur #PertambanganRakyat #MasyarakatPenambang #AdatDanBudaya #AspirasiMasyarakat #MenataBukanMenghapus.(tim)
MoropotNews | idealisme – independen – berkarakter Media Online Bolaang Mongondow Raya